Mengurus Schengen Visa ke Jerman

Hallo Leute 😊

Apa kabar semua? Kali ini saya menulis tentang cara mengurus Schengen Visa ke Jerman dari Medan. Saya tulis sesuai pengalaman saya pada Juni 2016 yaitu visa turis. Kemudian untuk visa nasional akan saya tuliskan di postingan selanjutnya.

Kalau bicara tentang Schengen Visa, agak gregetan, apalagi kali pertama dan mengurus semuanya sendiri. Sebenarnya mudah kalau semua persyaratan yang dibutuhkan lengkap dan semua benar-benar sudah dipersiapkan. Jadi teringat bagaimana perjuangan saya dan Sebastian mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Dibalik itu juga ada banyak jasa rekan-rekan kerja yang selalu support dan pihak sekolah tempat saya mengajar. Saya beberapa kali memanfaatkan jam kosong untuk izin keluar saat itu untuk urus appointment ke bank dan konsulat (yang syukurnya berdekatan dengan sekolah). Teman-teman yang membantu bahkan temannya teman juga ikut membantu, bahkan calon atasan juga ikut membantu. Terima kasih buat bantuan moralnya semua!

Berikut langkah – langkah untuk mengajukan Schengen Visa 90 hari (mengacu pada website) dan yang tertempel di papan pengumuman di Konsulat Jerman per Mei 2016 :

                                             

1. Menyiapkan foto biometrik ukuran 3,5 x 4,5 cm sebanyak 2 lembar dengan latar belakang putih atau abu-abu muda, 1 lembar langsung ditempel di formulir aplikasi dan 1 lembar lagi dilampirkan. Jangan lupa tuliskan nama di belakang pas foto tersebut. Biasanya studio foto yang di “pusat kota” sudah mengerti ketentuan foto untuk pengajuan visa. Saya foto di Solo Photo dekat Sun Plaza Medan, ini rekomendasi dari ibu staff Konsulat Jerman di Medan). Anti gagal deh pokoknya.

2. Paspor yang masih berlaku, cek lembaran paspor minimal tersisa 2 lembar. Siapkan juga copy nya untuk cadangan kalau-kalau diperlukan. Juga persiapkan KTP, akta kelahiran, surat nikah masing – masing disertai dengan copy nya (KTP perbesar 50%).

3. Surat Keterangan Kerja yang dikeluarkan dari perusahaan tempat kamu bekerja, dilengkapi dengan keterangan gaji, izin tidak masuk kerja (durasi waktu berapa lama) lengkap dengan tanda tangan dan stempel perusahaan. Bila perlu bisa lampirkan juga bukti-bukti kempemilikan aset.

4. Referensi Bank yang berisi aktivitas di tabungan selama 3 bulan terakhir milik pribadi yang dikeluarkan oleh bank tempat kamu menabung. 

5. Mengisi Formulir Aplikasi Visa  yang bisa didownload di link berikut . Isi formulir dengan lengkap langsung di komputer kemudian di print lengkap dengan barcode nya. (kalau mau tanya detail pengisian/bingung cara isinya, silahkan komentar, pasti saya bantu) 🙂 Sebagai tambahan, untuk dokumen yang kamu print out, ada baiknya siapkan juga soft copy di flashdisk untuk keadaan darurat kalau-kalau ada kesalahan pada form yang kamu isikan.

6. Mengisi Lembar Jadwal Perjalanan yang bisa di download dari link ini, harap isi dengan teliti sesuai dengan berapa lama akan berada di negara Schengen, negara Schengen mana yang akan dituju, cocokkan dengan bookingan tiket pesawat pulang-pergi dan akomodasi. Jika tujuan kunjungan keluarga lampirkan surat-surat dan fotocopy yang menerangkan status hubungan kamu dan pengundang/orang yang kamu kunjungi (kartu keluarga atau akta nikah, paspor atau identitas lainnya). Kalau saya saat itu menyertakan copy identitas Sebastian, surat yang menjelaskan perkenalan saya dan Sebastian dan copy identitas Papa Sebastian.

7. Bukti Bookingan Hotel kalau kamu menginap di hotel, atau jika tinggal di tempat pengundang maka sertakan Verpflichtungserklärung / surat jaminan resmi yang dibuat oleh pengundang (sponsor). Kalau saya sertakan surat ini yang dikirim oleh Papa Sebastian dari Jerman via DHL.

8. Polis Asuransi yang bisa kalian pilih di link berikut  sesuai kebutuhan, dulu saya menggunakan Axa Mandiri (juga ada di list). Kalian bisa beli online dan polis langsung dikirim via email, tinggal print out dan bisa digunakan untuk apply visa sertakan fotocopy nya juga. Biaya yang harus kamu bayarkan tergantung berapa lama kamu akan berada di negara Schengen, saat itu untuk 90 hari saya membayar sebesar Rp1.770.000,-

9. Biaya Permohonan sebesar 60 Euro, biaya tambahan 30 Euro (karena apply di Konsulat) dan biaya pengiriman paspor Medan-Jakarta-Medan sebesar Rp60.000,- Pembayaran hanya dalam tunai, karena itu persiapkan uang cash ketika mengajukan aplikasi visa Schengen. Total biaya 90 Euro disesuaikan dengan kurs yang berlaku pada saat kamu melakukan pembayaran. Misalnya saat ini kurs 1 Euro sekitar Rp16.790,- maka jumlah yang dibayarkan adalah Rp1.571.100 (plus biaya pengiriman paspor).  Sengaja saya tulis terperinci karena pengalaman saya kekurangan uang tunai harus bolak-balik ke ATM itu repot dan bahaya.

Selanjutnya setelah semua lengkap kamu bisa mengurus Schengen visa dengan langsung datang ke kantor Konsulat Kehormatan Republik Federal Jerman di Medan dengan alamat berikut :

Mr (Dipl.-Ing.) Liliek Darmadi, MM
Konsul Kehormatan Republik Federal Jerman
Jl. Abdullah Lubis No. 47 A
Medan 20154
Tel.: 061-415 2323
Fax: 061-415 2424

dengan jadwal kerja Senin – Jumat pukul  8–11 WIB dan 14–15 WIB.  Datanglah lebih awal mencegah antrian yang panjang, dan untuk waktu kerja siang biasanya untuk pengambilan visa. 

Selamat hari Buruh! Selamat bersantai bersama orang-orang terkasih 🙂

 

 

 

7 thoughts on “Mengurus Schengen Visa ke Jerman

    1. tidak bisa diwakilkan, harus orang yang bersangkutan. Tapi kalau visa sudah selesai, pengambilan visa bisa diwakilkan dengan memberikan surat kuasa bermaterai dan copy identitas kepada yang mewakili 🙂

  1. Mba..sy bole bntu utk persyaratannya itu kl skrg ada perubahan tidak? Kl tujuan kita mau jalan2 (turis) aja, kelengkapan apa yg dibutuhkan? Bole minta wa-nya ga mba?

    1. Hallo Rina
      mungkin ada perubahan sedikit, untuk informasi lebih jelas, baiknya menghubungi konsulat/kedutaan Jerman yang terdekat
      supaya lebih detail dan update infonya.
      Untuk visa turis : kelengkapan umum adalah tiket PP, bukti booking hotel selama di Europe, deskripsi perjalanan selama di Europe (list negara yg masuk Schengen mana saja yang akan di kunjungi), bukti tabungan….coba buka link yang saya tampilkan di website, cukup jelas kok.
      Boleh email saya di ke2_pu3@yahoo.com
      Semoga cukup membantu yah. Thank you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *